Karena Ini, Pelatih Persija Heran Melihat Sriwijaya FC

0
174

BOLAHOK – Pelatih kepala Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco terlihat kebingungan ketika melihat Sriwijaya FC bisa menggunakan Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang untuk menggelar laga kandang di Liga 1 2018. Padahal stadion berkapasitas 45.000 penonton itu akan menjadi venue sepak bola wanita Asian Games 2018.

Hal ini jelas berbeda dengan yang dialami oleh tim Macan Kemayoran. Hal ini lantaran mereka harus menjadi tim musafir karena tidak bisa menggelar laga kandang di Jakarta, dengan alasan akan dipersiapkan untuk keperluan Asian Games 2018.

Kandang utama mereka, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta tidak bisa digunakan karena harus steril. Stadion terbesar di Indonesia itu akan digunakan untuk menggelar upacara pembukaan Asian Games 2018.

QQHOK

Sementara kandang mereka di musim lalu, Stadion Patriot, Bekasi tidak bisa digunakan karena alasan sedang dalam tahap renovasi. Dengan demikian, hanya tersisa Stadion Pakansari, Bogor. Meskipun sudah selesai direnovasi, namun stadion itu tetap tidak bisa digunakan karena akan dipersiapkan untuk Asian Games 2018.

Saya mengerti bahwa Palembang memiliki stadion yang bagus dan lapangan yang juga bagus. Namun mereka masih bisa bermain di sini, padahal stadion ini juga akan digunakan untuk Asian Games 2018. Sementara di Stadion SUGBK, Pakansari, dan Patriot tidak bisa digunakan oleh Persija,” kata Teco.

Saya orang asing, dan saya seharusnya bertanya pada orang lokal. Dengan digelarnya Asian Games 2018 di dua kota, kenapa di sini (Palembang) masih bisa digunakan, sementara Persija harus pindah ke Bantul, harus bermain di Stadion PTIK,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here